Cek Plagiasi Jadi Syarat Ujian Thesis dan Skripsi

LPPM(9/3)- LPPM IAINU Kebumen sudah berlakukan cek plagiasi pada thesis S2 Pascasarjana IAINU Kebumen. Hal ini berlangsung sejak ujian thesis pada Selasa kemarin (8/3/2022). Artinya saat ujian thesis, hasil cek plagiasi sudah dapat menjadi bahan ujian bagi dosen penguji dan perbaikan thesis bagi mahasiswa.

Hasil cek plagiasi secara resmi menggunakan aplikasi berbayar Turnitin. Hasil cek plagiasi menunjukkan prosentase besaran kemiripan/kesamaan karya mahasiswa dengan karya orang lain. Misalnya sebuah thesis didapati 37%, ini artinya thesis tersebut memiliki besaran kemiripan atau kesamaan dengan karya orang lain sebesar 37%.

Angka 37% akan terbagi dalam rincian prosentase lagi. Misalnya 37% terdiri dari (1)7% mirip dengan karya A, (2)4% mirip karya B, (3)3% mirip karya C, (4)2% mirip karya D, dan seterusnya. Masing-masing prosentase ini akan nampak tampil dalam kalimat-kalimat yang terarsir dan berwarna khas.

Angka prosentase 37% dapat dikurangi menjadi 5%, 10%, atau 15%. Caranya dengan melakukan para-frase pada kalimat-kalimat yang terarsir dan berwarna itu. Para-frase sendiri dapat berupa langkah pengubahan terhadap kalimat atau susunannya.

Dosen penguji dapat meminta mahasiswa untuk melakukan pengubahan yang diperlukan pada Bab Pendahuluan sampai Bab Kesimpulan. Tujuannya agar prosentase cek plagiasinya turun. Hal ini dapat dilakukan ssaat revisi thesis. Mahasiswa melakukan pengubahan atau para frase yang diperlukan.

LPPM menarjetkan 2022 seluruh thesis S2 dan skripsi S1 dicek tingkat kemiripan atau plagiasinya. Hal ini dikandung maksud agar karya ilmiah mahasiswa kedepan semakin bermutu.(*)

Video terkait: https://www.youtube.com/watch?v=Ssv2MMK2zhI 

Video terkait cek plagiasi: https://www.youtube.com/watch?v=khbe7Ddk6Hg

Leave a Reply

Your email address will not be published.