Mental Baja: Dua Mahasiswi Mengabdi di Madrasah Tahfidz An-Nahdloh Malaysia

Selangor Malaysia – Mungkin sebelumnya tidak terbayangkan bagi Umi Solihah dan Kunni Zakiyatun untuk mengajar Madrasah di Malaysia. Dua Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen tersebut melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Tahap IV di Selangor Malaysia. Program tersebut berlangsung selama 28 hari, yakni mulai tanggal 10 Januari-14 Februari 2025. Mahasiswa menjalankan berbagai program pendidikan di Madrasah Tahfidz An-Nahdloh, yang dikelola oleh Ustadz Rizal Bin Jamian. Bertempat di Lot 1300, Jalan Masjid, Kampung Tanjung Sepat Darat, Selangor, Malaysia, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kecintaan terhadap Nusantara serta menanamkan nilai-nilai moral dan karakter kepada para siswa.

Selama pelaksanaan KKN International, mahasiswa mengadakan berbagai kegiatan yang dirancang untuk membangun kesadaran sejarah, kreativitas, dan nasionalisme. Beberapa program unggulan yang telah dilaksanakan meliputi: pengenalan sejarah awal nusantara, agar siswa memahami asal-usul bangsa Indonesia; lomba puisi dan menggambar pahlawan; menumbuhkan kreativitas dan apresiasi terhadap para pahlawan; nonton film sejarah dan merangkum, meningkatkan wawasan sejarah dengan cara menyenangkan.

Umi Solihah menjelaskan, selama di Madrasah mahasiswa juga berbagi ketrampilan. “Kami mengajarkan kerajinan tangan dan anyaman; mengasah keterampilan dan ketekunan anak-anak; membuat buku tabungan; mengajarkan pentingnya manajemen keuangan sejak dini. Dengan berbagai kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal sejarah Nusantara tetapi juga memiliki rasa cinta dan bangga terhadap tanah airnya” Jelas Umi.

Di Madrasah Tahfidz An-Nahdloh, pendidikan tidak hanya berfokus pada hafalan Al-Qur’an, tetapi juga pada pembentukan karakter yang kuat. Nilai-nilai kebangsaan seperti tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan cinta tanah air menjadi bagian penting dalam pendidikan di SB. Kegiatan seperti menyanyikan lagu kebangsaan, berbahasa Indonesia dengan baik, serta ekstrakurikuler seperti Pramuka, menjadi media efektif dalam memperkuat nasionalisme siswa.

Mahasiswa KKN berharap program yang telah dijalankan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi siswa di Madrasah Tahfidz An-Nahdloh. “Dengan menanamkan rasa bangga terhadap bangsa, generasi muda di Madrasah Tahfidz An-Nahdloh diharapkan tumbuh menjadi individu yang berkarakter, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi negara” Jelas Kunni Zakiyatun.

Tak hanya itu, mahasiswa juga berharap agar program KKN Internasional dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaat dari kegiatan ini. Melalui kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, pendidikan karakter dan kebangsaan dapat terus diperkuat, membentuk generasi penerus yang berdaya dan cinta tanah air. (lppm)