Malaysia – Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) International Tahap IV di SB Sungai Buloh Malaysia mulai tanggal 10 Januari – 14 Februari 2025. Ada 2 mahasiswa yang melakukan KKN International di SB Sungai Buloh, yakni Andika dan Jaenal Arif. Kedua mahasiswa tersebut melaksanakan KKN di bawah bimbingan dari Dosen Fikria Najitama dan Sobary Waluyo Sejati. Mahasiswa melakukan berbagai kegiatan pendidikan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak Indonesia yang berada di luar negeri. Selama program KKN International, para mahasiswa memberikan berbagai pembelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam), diantaranya pengajaran shalat, wudhu, dan adab.
Program lainnya yang tak kalah penting adalah pengajaran mengenai nasionalisme, termasuk cerita kemerdekaan, sejarah kemerdekaan, pengenalan nama pahlawan, serta pengenalan daerah-daerah di Indonesia. Selain itu, kegiatan mengaji, baca tulis Al-Qur’an, tajwid, dan shalawat juga diberikan dengan tujuan untuk memperkuat iman dan karakter anak-anak. Tidak hanya kegiatan di dalam kelas, para mahasiswa juga melakukan berbagai kegiatan di luar jam pelajaran yang bisa memperkaya pengalaman siswa, meskipun keterbatasan fasilitas menjadi tantangan tersendiri.
Para mahasiswa merasa sangat terkesan dengan semangat dan dedikasi para guru serta antusiasme anak-anak untuk belajar. “Sangat luar biasa bisa mendidik anak-anak Indonesia meskipun dengan fasilitas yang seadanya, dan tanpa dukungan dana dari negara. Namun, para guru di sini sangat berjuang untuk memfasilitasi pendidikan anak-anak,” ungkap Andika. Mahasiswa KKN juga berpesan untuk tetap semangat memperjuangkan pendidikan meskipun berada di negeri rantau. “Semoga para guru di Sungai Buloh diberikan keberkahan dalam setiap perjuangannya, dan anak-anak didiknya tumbuh menjadi pribadi yang sholeh, bisa mencapai cita-citanya, serta menjadi anak yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa,” tambah mereka.
Menurut Sobary Waluyo Sejati, sebagai Dosen Pendamping, Kegiatan KKN International ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa, tetapi juga memberikan kesempatan untuk memperkenalkan dunia internasional kepada mereka. “Semoga kegiatan ini terus berlanjut, sehingga kami bisa terus berkontribusi memberikan manfaat, tidak hanya bagi anak-anak Indonesia di luar negeri, tetapi juga untuk mempererat hubungan internasional,” harap Sobary. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak Indonesia di luar negeri dapat merasakan manfaat pendidikan yang berkualitas dan tetap menjaga semangat kebangsaan serta agama, meskipun jauh dari tanah air. (lppm)

